Sunday, 30 October 2016

Rektor dan Kiai Pimpin Mahasiswa dan Santri Bogor Ikut Aksi Damai Bela Islam



INDOPOS.CO.ID – Aksi damai Bela Islam pada Jumat 4 November mendatang makin mendapat dukungan dan tambahan massa. Tuntutan agar Ahok ditangkap terus disuarakan sampai ke Istana Negara.

Selain di Jakarta, barisan massa yang juga akan bergabung berasal dari daerah-daerah penyangga Jakarta, seperti Bogor, Banten, Karawang, dan lainnya.

Dari Bogor, beberapa kiai dikabarkan siap mengirimkan sebanyak-banyaknya santri ke Jakarta pada 4 November nanti. “Insya Allah beberapa kiai siap meliburkan santrinya, tanggal 4 November nanti, untuk praktik dakwah,” kata Kiai E. Mujahidin, pemimpin Pesantren As-salam, Ciampea, seperti dikutip kabarsahih, (27/10/2016).

Keikutsertaan aksi bela Islam ini, kata Mujahidin, sudah merupakan bentuk solidaritas umat Islam, karena tidak ridho agamanya dilecehkan. Jakarta bukan hanya milik warga Jakarta, sehingga para kiai dan santri sangat peduli dengan perkembangan yang ada di Jakarta.

Sementara itu, Buya Ibdalsyah, pemimpin pesantren Baitul Makmur, Kota Bogor, pun menyatakan santri-santri di Bogor siap berangkat ke Jakarta, pada 4 November nanti. Sementara itu, Kyai Syafrin Manurung dari Sukabumi, pun dengan semangat siap memberangkatkan sanri-santrinya ke Jakarta.

Rektor Universitas Ibnu Khaldum, Bogor, Dr E Bahrudin menyatakan kesiapannya memimpin langsung para dosen dan mahasiswa yang akan ikut aksi bela Islam pada 4 November 2016, di depan Istana Negara Jakarta. “Insya Allah siap,” katanya.

Pada aksi tuntut Ahok Kamis lalu di Bogor, para mahasiswa UIKA juga juga turun langsung dipimpin oleh Wakil Rektor III UIKA, Dr. Hardiansyah. Meski demikian, rektor belum bisa memastikan apakah kampus akan diliburkan pada 4 November nanti.

“Masih harus dimusyawarahkan dengan segenap pimpinan kampus,” katanya lagi.

Dia mengatakan, aksi Bela Islam di Istana Negara nanti sejalan dengan tujuan pendidikan Islam, yaitu untuk membentuk manusia yang beriman dan bertaqwa, dan juga bentuk kepedulian pada masalah Islam dan kebangsaan. “Ini semacam praktik dakwah di lapangan,” ujarnya.

Aksi damai bela Islam akan digelar pada Jumat 4 November pekan depan. Dari berbagai sumber, aksi Bela Islam dan tuntutan pemenjaraan Ahok, akan digelar di berbagai kota, seperti di Kota Malang, Yogyakarta, dan sebagainya. (amd)

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon